Profil Carles Puyol

Siapakah Carles Puyol? Mari kita simak profi Carles Puyol. Ia adalah pemain bertahan asal Spanyol sekaligus kapten Barcelona. Meskipun ukuran tubuhnya termasuk kecil untuk seorang bek tengah, hanya 178 cm, namun ia diakui sebagai salah satu palang pintu terkuat di dunia. Sepertinya, takdir Charles Puyol menjadi salah satu legenda hidup sepak bola internasional sudah ditentukan sejak kanak-kanak https://www.ispcan2018.org/.

Profil Carles Puyol

Puyol lahir di La Pobla de Segur, Spanyol dengan nama asli Carles Puyol I Saforcada, 13 April 1978. Puyol kecil dan bola seperti tidak pernah bisa terpisahkan. Dan mungkin juga benar jika disebut Puyol tumbuh bersama sepak bola. Mengawali karir juniornya di kota kecil tempat kelahirannya Catalonia. Awalnya, ia di posisi penjaga gawang. Namun karena menderita cedera bahu, Puyol kemudian beralih menjadi seorang striker. Pemain sepak bola berkebangsaan Spanyol ini bergabung dengan sebuah tim sepak bola lokal bernama La Pobla de Segur selama 2 tahun (dari 1993 hingga 1995).

Sejak saat inilah permainan situs judi online24jam terpercaya dan kecakapan Puyol menggiring bola mulai mendapat banyak perhatian dari berbagai klub besar di Spanyol. Banyak juga akademi sepak bola yang menawari pemain sepak bola ini untuk bergabung. Dari semua tawaran tersebut, Puyol memutuskan bergabung dengan akademi sepakbola junior milik raksasa Spanyol, Barcelona Academy yang terletak di kota La Masia untuk melanjutkan karir juniornya.

Karir senior pertama bagi Puyol dimulai dengan kepindahannya ke klub Barcelona C. Sayangnya, selama merumput di klub ini, permainan Puyol tidak bisa berkembang bahkan dia tidak berhasil mencetak satu gol pun. Seolah tahu bahwa klub tersebut tidak berjodoh dengannya, Puyol mengambil keputusan untuk pindah ke klub Barcelona B. Dan terbukti keputusan berani yang diambil Puyol membuahkan hasil yang sangat positif.

Klub barunya tersebut memberikan banyak pengaruh yang sangat bagus terhadap pemain experience reign yang telah menerima berbagai penghargaan di bidang sepak bola ini. Tak urung, 89 gol berhasil dijebolkan Puyol ke gawang klub lawan selama mengawal klub Barcelona B. Dan tidak heran jika jumlah raihan gol tersebut membuat klub besar, Barcelona FC, jatuh cinta dan berniat meminang Puyol menjadi salah satu pemain utama mereka. Pelatih Barcelona era 1999, Louis van Gaal, lantas mempromosikan Puyol ke tim utama. Ia membuat debut di La Liga, 2 Oktober 1999.

Dan keputusan Puyol memilih bergabung dengan klub sebesar Barcelona FC terbukti tepat. Perkawinan mereka membuahkan hasil yang tidak tanggung-tanggung bagi Puyol dan klubnya. Sebanyak 379 gol berhasil dibobolkan Puyol atas nama Barcelona FC sejak tahun pertamanya bergabung dengan klub tersebut. Ia meraih gelar Best European Right Back dari UEFA di tahun 2002. Sepertinya, Charles Puyol sudah memperoleh jodoh sepak bolanya yang tepat.

Ratusan gol dan berbagai penghargaan seperti Breakthrough Player of the Year, Best Defender, Prince of Asturias Awards, bahkan Gold Medal of the Royal Order of Sporting Merit yang baru diraihnya pada 2011 lalu menjadi bukti takdir legenda Puyol dalam dunia olah raga ini. Selain klub Barcelona, Puyol juga sering terlihat merumput di berbagai tim nasional Spanyol. Tercatat Spain U18 FC, Spain FC dan Catalonia FC merupakan nama-nama klub nasional yang sempat dibela Puyol selama membangun karir legendarisnya di dunia sepak bola profesional.